Bimtek Kedua Program Be Safe: Penguatan Pelaksanaan Gerakan Sekolah Bersih, Sehat, Asri, Fungsional, dan Estetik.
SMPN 15 Kota Bima melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) kedua untuk program “Be Safe: Gerakan Sekolah Bersih, Sehat, Asri, Fungsional, dan Estetik” pada 5 Mei 2025. Kegiatan berlangsung hangat di aula sekolah dan dihadiri oleh guru, pegawai tata usaha, tokoh masyarakat, perwakilan dinas terkait, serta perwakilan komite sekolah. Bimtek kali ini fokus pada evaluasi pelaksanaan rencana aksi sebelumnya dan penguatan langkah-langkah yang telah direncanakan.
Kepala sekolah membuka acara dengan sambutan yang ramah dan apresiatif. Ia menyampaikan rasa bangga atas partisipasi aktif semua pihak dalam tahap awal program Be Safe dan mengingatkan bahwa keberlanjutan menjadi kunci keberhasilan. “Kita sudah mulai melihat perubahan kecil yang positif; sekarang saatnya memperkuat langkah agar manfaatnya terasa lebih luas dan tahan lama,” ujar kepala sekolah.
Sesi pertama memaparkan evaluasi pelaksanaan program sejak bimtek pertama. Narasumber menyajikan data singkat hasil audit kebersihan, catatan perbaikan fasilitas, dan laporan kegiatan penghijauan. Hasil monitoring menunjukkan beberapa pencapaian, seperti pemasangan tempat sampah terpilah, penanaman pohon penaung di area halaman, serta pembentukan sudut kebun kelas di beberapa ruang. Namun, masih ditemukan kendala seperti kepatuhan jadwal piket, kebutuhan perbaikan fasilitas yang belum selesai, dan diperlukan peningkatan partisipasi orang tua.
Bimtek kemudian dilanjutkan dengan diskusi kelompok untuk merumuskan solusi nyata. Kelompok guru fokus pada strategi memperkuat disiplin piket dan integrasi kegiatan kebersihan ke dalam pembelajaran tematik. Pegawai TU membahas skema pemeliharaan rutin fasilitas dan mekanisme pelaporan kerusakan yang lebih cepat. Tokoh masyarakat menawarkan dukungan melalui kegiatan gotong royong warga dan penyuluhan kepada orang tua. Perwakilan dinas memberikan masukan teknis dan peluang dukungan program lanjutan dari pemerintah daerah, serta mengingatkan pentingnya dokumentasi kegiatan sebagai bahan pengajuan bantuan.
Aspek estetik yang ramah anak kembali mendapat perhatian khusus. Peserta berdiskusi tentang cara menata dinding koridor dengan mural edukatif, menempatkan papan informasi kreatif hasil karya siswa, serta menata area istirahat yang aman dan nyaman. Ide pembuatan sudut baca ber-vegetasi kecil juga muncul sebagai cara menggabungkan aspek asri dan fungsional.
Di akhir acara, panitia dan peserta menyepakati rencana tindak lanjut yang lebih terperinci: penjadwalan ulang piket dengan sistem rotasi yang adil, pembentukan tim pemeliharaan fasilitas, penyelesaian perbaikan prioritas dalam waktu satu bulan, pelibatan orang tua melalui sosialisasi dan kegiatan gotong royong berkala, serta dokumentasi berkala sebagai bahan evaluasi dan laporan ke dinas. Selain itu, disepakati pula pelatihan singkat lanjutan untuk petugas kebersihan dan guru pengawas kebersihan.
Bimtek kedua pada 5 Mei 2025 ini memperkuat komitmen bersama di SMPN 15 Kota Bima untuk mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, asri, fungsional, dan estetik. Dengan rencana aksi yang lebih konkret dan keterlibatan lintas pihak — guru, pegawai, komite, orang tua, dan masyarakat — diharapkan program Be Safe dapat terus berjalan dan memberikan dampak nyata bagi kenyamanan serta keselamatan seluruh warga sekolah.