SMPN 15 Kota Bima Gelar Sosialisasi Internal Program "Be Safe" untuk Mewujudkan Sekolah Bersih, Sehat, Asri, Fungsional, dan Estetik

SMPN 15 Kota Bima menggelar sosialisasi internal program “Be Safe: Gerakan Sekolah Bersih, Sehat, Asri, Fungsional, dan Estetik” pada 16 Januari 2025. Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat di ruang pertemuan sekolah, dihadiri oleh seluruh guru, pegawai tata usaha, tokoh masyarakat setempat, perwakilan dinas pendidikan lingkungan hidup, serta perwakilan komite sekolah. Acara ini menjadi langkah awal bersama untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar di sekolah.

Kepala SMPN 15 Kota Bima membuka acara dengan sambutan singkat yang menegaskan pentingnya lingkungan sekolah yang mendukung proses belajar-mengajar. Ia menyampaikan bahwa program Be Safe bukan sekadar slogan, melainkan kerangka kerja praktis yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. “Sekolah yang bersih, sehat, asri, fungsional, dan estetik akan membantu siswa merasa aman, nyaman, dan termotivasi untuk belajar,” ujarnya.

Sesi sosialisasi dilanjutkan dengan paparan materi dari narasumber internal sekolah. Materi meliputi lima pilar utama program: kebersihan dan sanitasi, kesehatan dan perilaku hidup bersih, penghijauan dan keindahan lingkungan, pemanfaatan fasilitas yang fungsional, serta penataan estetik yang ramah anak. Narasumber memberikan contoh langkah konkret yang mudah dilakukan, seperti jadwal piket yang teratur, penyediaan tempat sampah berlabel untuk sampah organik dan non-organik, pemeriksaan kesehatan berkala, penanaman tanaman obat dan rindang di halaman sekolah, serta perbaikan sarana agar lebih aman dan nyaman digunakan.

Diskusi interaktif menjadi bagian penting kegiatan ini. Guru dan pegawai TU aktif mengusulkan ide-ide praktis yang dapat langsung diterapkan di kelas dan area sekolah, misalnya pembuatan sudut kebun kelas, lomba kebersihan antar-ruang, serta program edukasi kebersihan untuk siswa. Tokoh masyarakat memberi dukungan moral dan menekankan peran orang tua serta warga sekitar dalam menjaga lingkungan sekolah. Perwakilan dinas menyampaikan dukungan teknis dan kemungkinan bantuan program dari pemerintah daerah untuk pemenuhan sarana sanitasi dan perbaikan fungsi gedung.

Komite sekolah yang hadir menyatakan komitmennya untuk berperan sebagai penghubung antara sekolah dan masyarakat. Mereka mengusulkan pembentukan tim kecil yang bertugas memonitor pelaksanaan program Be Safe dan melaporkan perkembangan secara berkala dalam pertemuan komite. Usulan ini mendapat sambutan positif dari peserta lain karena dianggap penting untuk memastikan keberlanjutan program.

Sosialisasi internal pada 16 Januari 2025 ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan semangat kolektif di SMPN 15 Kota Bima. Dengan kerja sama lintas pihak dan langkah-langkah konkret yang direncanakan, diharapkan lingkungan sekolah akan menjadi lebih bersih, sehat, asri, fungsional, dan estetik — sebuah tempat yang aman dan menyenangkan untuk tumbuh dan belajar bagi seluruh siswa.